Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 September 2013

Kumpulan Puisi Persahabatan Pendek Cinta Sejati Terbaru

================================================
Kini kau telah jauh,
hidup dengan sendiri-sendiri,
hanya karna hasutan orang-orang yang tak punya hati…

Persahabatan uang awalnya karna kebaikan,
kenapa harus berakhir dengan penuh kebencian…

Padahal dulu kita saling mengisi satu sama lain,
tapi kini yang aku dapatkan bukanlah sesosok sahabat yang aku idamkan,
melainkan hanya sebuah andaian,
yang kini telah menjadi kenangan…

meski kini kau tak mau memaafkanku,
bahkan tak mau lagi mengenalku,
tapi semoga suatu saat nanti
kau masih bisa untuk memaafkanku…

Aku merindukanmu kawan,
merindukan canda tawa yang kini telah menjadi kenangan,
kenangan yang senantiasa tersimpan dalam hatiku…

Ajeng Ismiyanti

================================================

Kita selalu bersama.
Sedih, sunyi, canda, tawa kita lewati bersama.
Kemana-mana bgaai tali yang telah diikat kuat, yang tak dapat dilepaskan.
Kau hibur aku disaatku gundah dan kuhibur kau dsaat kau merasa galau.
Kita saling melengkapi satu sama lain.

Tapi berbeda.
Berbeda pada saat itu.
Pada saat waktu tak berpihak kepada kita.
Kau dan aku terpisah.

Dan akhirnya.
Akhirnya kau meninggalkan aku dengan sosok bayangmu.
Bayangmu yang tak tau dimana tubuhnya.
Yang sekarang sudah tak mempunyai hati dan perasaan.
Seperti bukan sahabatku.

Karya: Wika Dewani




 ================================================

Dulu kau dan aku selalu bersama
Dulu kau dan aku selalu tertawa
Dulu kau dan aku berbagi suka dan duka bersama
Dulu kau dan aku selalu bercanda

Tapi entah kenapa kau mengkhianatiku
Dan menusukku dari belakang
Mengapa engkau sebegitu teganya padaku
Apakah engkau melupakan janjimu yang telah terucap dari bibir manismu

Kau mengkhianatiku seolah kau tak mengenalku lagi
Kau mencintai orang yang sama denganku
Tapi kau seolah tak menyadari bahwa aku juga mencintai dia

Kini engkau hanya tinggal bayangan
Kini kau telah bahagia bersamanya
Terlihat jelas diwajahmu kau tampak bahagia

Wajahku memperlihatkan perasaan bahagia
Namun hati ini sungguh sakit
Saat melihatmu bersama dirinya

Tuhan…
Tolong sadarkanlah dia
Bahwa dia telah menyakiti sahabatnya sendiri
Dan semoga dia bahagia bersama orang yang dicintainya

Karya : Ni Puthu Hayu Hayomi

================================================

Beritahu ku tentang
kabar mu
Meski ku bukan kekasihmu…

Ceritakan padaku
tentang kisahmu
Meski aku tak berhak tau

Jika hari ini aku bertanya
tentang keadaanMU
Mungkin itu hanya
sapa’an seorang
teman
Tapi jika aku Esok tak
mengabarimu.,
Itu bukan aku membencimu
Tapi Karna Mungkin kehadiranku
Meresahkan hatimu..

Dn jika esok
aku tlah tiada maka
maafkanlah kesalahan ku,
karna ku tak tau..
Kapan Tuhan memanggilku

Lenyap Tak brarti
hilang
Diam Tak brarti
lupa
Jauh Tak brarti
putus..

Ku ingin menjadi
yang pertama ada
ada di sampingMU
Saat kau kehilangan
pengisi hatimu..

Dan aku kan slalu
menjadi sahabat_Mu
Sampai nanti,
Sampai ku terlelap di bawah timbunan
tanah…

Karna diantara kau
dan aku ada 1 ikatan
yaitu “PERSAHABATAN”

by: fitri harianti

================================================

Hidup ini tak lebih dari sebuah klise..
Hitam dan putih senantiasa melekat
disetiap insan yg hidup di alamnya..
Hitam dan putih butuh warna..
Seperti alam membutuhkan manusia..
Seperti siang berbagi dgan malam..
Seperti pohon membutuhkan air..
Manusia membutuhkan udara,,

semua butuh pelengkap..

Manusia butuh teman,
untuk terus hidup..
Untuk mengisi hidupnya yg kusam dan tak berwarna..

Jiwa yg tdk bisa dibiarkan hampa
tanpa hadirnya seorang teman dlm hidupnya..

Teman akan selalu abadi,
meski namanya sering terlupakan,
meski wajahnya sering tak dikenal,
tapi hadirnya akan selalu kita rindukan..

Meski tak selamanya teman
tapi kenangan tentangnya adalah memori jiwa yg terdalam..

karya: Yohana. D.P.

 ================================================

Sahabat…
kau adalah temanku yang sejati
kau menemaniku di kala aku senang maupun sedih

oh,sahabatku
kau adalah temanku yang paling baik bagiku
terkadang kita bertengkar

sahabat…
betapa senangnya aku mempunyai sahabat sepertimu
bagiku kau adalah cahaya bintang yang bersinar
bersinar terang dihadapanku

sahabatku…
apakah kau tahu kalau aku kesepian jika kau tidak masuk sekolah?
walau dalam keramaian aku masih merasa sepi

sahabatku…
kau yang membantuku di kala aku susah maupun senang
emas permata pun tidak bisa mengalahkannya

puisi ini karya : alfie zalfa

================================================

Sahabat..
Kau Teman yang selalu menghiburku
di saatku sedihhh…
di saatku senanggg…
dan lainnya

Oh Sahabat
Kau Memang Teman yang terbaikku bagiku
Kau juga membantuku saat aku sedang susah
apa caraku membalasnyaaa?

Sahabatt…
kenanganku bersamamu akan slalu kuingat dan ku kenang

karya : gita jiwandaru

================================================

Sudah lama, tak ada suara
ketika ada, semoga itu kabar yang baik
pertanda bahwa itu memang Garis Takdir

Terbuat dari Keyakinan apapun,
jangan menilai, kalau masa lalu tidak saling kenal
bersama-sama tercipta yang namanya Memori di masa sekarang

Kenalilah seperti dahulu,
memang pasti ada perubahan, bukan berarti terbentang jarak
masa lalu, masa sekarang, esok dan sebagainya milik Dia Seorang
ini hanya bagian Kehidupan, melewatinya itulah yang berharga
apa, bagaimana, itulah Kisah, tanpa melihat kulit luar
Hati tak pernah bohong, asalkan Tulus membagi
yakinlah, itu akan jauh lebih baik daripada menjauhi karna batasan Spiritual

Betapa bernilainya 1 yang berbagi Kebaikan, dibanding 10 namun saling membunuh

Ingatlah, jangan menilai dari apa yang sekarang berubah, namun proses Kisah yang dilewati bersama, itu tidak terlupakan

================================================

5 tahun sudah kita jalin persahabatan…
Suka, duka, canda, tawa
Sedih, senang, tangis, amarah
telah kita lewati bersama..
Semuanya mengalir begitu saja..
Tak terduga perasaan ini ikut mengalir lembut seiring dgn persahabatan kita..
Diam diam aku telah menaruh rasa suka padanya..
Diam diam aku telah berdosa karena mencintainya..
Dia sahabatku..
Dia yg mampu menarik semua rasa peduliku padanya..
Bahkan selama ini kupendam rasa ini sendirian..
Mungkinkah kau merasakan hal yg sama sahabatku?
Tak ingin aku berpisah darimu..
Meski kau hanyalah sahabatku yg aku cinta.. :)

puisi ini karya: Yohana Desy

================================================

Kita Sering Tertawa dan Bercanda Bersama.
Susah,Sedih dan Senang Telah kita lewati.
Makan Sepiring Bersama, kita tidak malu.
Di sekolahan Berantam Kita hadapi bersama.

Kini Semua Tlah Menjadi Masalalu dan kita Kenang .
Kau Sering Di hukum guru, aku juga ingin di hukum .

terlalu Banyak Kenangan Yg kita lewati Bersama.
Sekarang kita Sudah Berpisah dan Aku merasa Rindu,
dengan Masa lalu Kita Itu.

terkadang Aku bisa Mengeluarkan Air Mata,
jika Mengingat Masa Lalu Kita Itu.

Kita Untuk Selamanya.

Karya:Isac Septian L Tobing

================================================

Nah itulah kumpulan puisi sahabat

Sumber: http://www.katapuisi.com

Selasa, 28 Mei 2013

Puisi Negeri Para Bedebah

Puisi Negeri Para Bedebah
Karya:Adhie Massardi

Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala


Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah

Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan

Sumber:  http://forum.detik.com

Kamis, 18 April 2013

Menggenggam Cakrawala

Pendakianku setengah selesai

Tak mungkin aku kembali, sisa keringat hangat tak beranjak

Nyaris aku putus asa, andai saja tak kuingat betapa binasa semua ini di atas sana

Nyaris aku tak sanggup lagi, biar saja aku turun lambat dan menepi

Siapalah aku, yang hendak angkuh pojokkan moncong karang di balik bukit

Aku hanya ingin sedikit rasakan elok sekawanan elang memanggil

Aku hanya ingin ketulusan alam menyentuhi dahi

Sesak dadaku mendengar para pencaci

Biar ku bawa cacian itu ke puncakmu, wahai pancang bumi…..,
yang seserpihnya kokoh dan tertawan


Ku mau cakrawala tunduk, mengemasi udara-udara lelah para pendaki

Ku mau gumpalan awan tidak mengamuk, bersih tidak menghadang

Hanya awan nimbus yang melayang bak sutera putih

Biarlah ku genggam cakrawala

Biar ku kenal alam bebas yang bijaksana

Biarlah ku genggam cakrawala

Dimana aku berdiri, lebih tinggi dari siapa pun

Hanya cakrawala dan jiwaku, dalam genggaman….

Sumber :  http://belantaraimajinasi.wordpress.com

Sabtu, 13 April 2013

NEGERI DI ATAS AWAN


Negeriku, negeri di atas awan
Di mana tempat berbagai macam impian bisa kau dapatkan
Jika engkau mencari surga di dunia
Aku yakin disinilah kau bisa dapatkan


Negeriku, luas terbentang
Mungkin jika kau bisa terbang
Kau bisa merasakan betapa luasnya sejauh mata memandang
Apa yang kau lihat takkan pernah henti untuk kau kenang



Penduduknya ramah tak kenal pamrih
Tak pernah ada kisruh yang meregang nyawa
Berbicara soal moral, mereka sangatlah sopan
Di mana setiap seremoni menjunjung tinggi budaya luhur



Anak-anak di sini meneguk susu setiap matahari terbit
Ya, termasuk aku dulu
Tak ada yang papa akan asupan di sini
Apalagi perut terbusung lapar



Sekolah kami pun tak berbayar
Tak ada pungutan biaya apalagi paksaan liar
Atapnya jika tiris segera diperbaiki
Bangkunya jika rusak segera diganti



Negeriku, negeri yang sehat
Rumah penyembuhan di sini tak pernah menolak si sakit
Baik mereka kaya ataupun miskin
Mereka diperlakukan sama saja setara



Jalan raya di sini, lancar!
Tidak ada lautan roda empat yang berlarut
Jika kau kesini, kau akan sampai di tujuan layaknya angin
Juga tidak ada yang memaki-maki di bumi beraspal



Kawan, negerimu bagaimana?
Adakah negerimu sederhana tapi sejahtera,
di mana orang-orang tersenyum hangat saling menyapa?



Jika kau mau negerimu seperti negeri di atas awan
Aku siap membantu
Bersama kita membangun negeri,
bukan negeriku saja, bukan hanya negerimu juga, Negeri Kita..



Biodata Penulis

Ares Albirru Amsal
Twitter: @aresalbirru
 Sumber :  http://situs-lakalaka.blogspot.com

Kamis, 11 April 2013

wahai para akhwat, dengarlah :)

Kelibat mataku memandang tajam
Lantas butiran airmata jatuh berguguran
Melihat nasib pendukung agama,
Yang lemas terus dibawa arus,
globalisasi dan “kemodenan”
Akhawatku Sayang,
Wajah yang dulunya bersih,
dicoret dengan warna-warni untaian dosa.
Bibir yang dulunya suci,
diwarnai pelbagai warna yang menggiurkan.
Hijabmu ibarat senjata yang ampuh,
turut disalahgunakan.
Akhawatku Sayang,
Tempat yang suci dijadikan medan pertandingan,
dengan pameran busana yang memukau,
gandingan fesyen dan warna yang garang,
takkan terlepas dari lirikan mata yang memandang.
Siapa yang lagi menarik?
Siapa yang lagi cantik?
Siapa yang lagi ramai peminat?
Luar sadar, niat mula berubah,
tanpamu mengizinkan.
Akhawatku Sayang,
Cantiknya wanita itu,
bukan kerana ramainya lelaki yang memujamu.
Cantiknya wanita itu,
bukan kerana cantik dan mahalnya pakaian yang menutup auratmu.
Cantiknya wanita itu,
bukan kerana manjanya nada suaramu.
Cantiknya wanita itu,
bukan kerana kelembutan yang bukan pada tempatmu.
Cantiknya wanita itu,
bukan kerana keberanian yang salah di sisi agamamu.
Namun Akhawatku Sayang,
Cantiknya wanita itu terletak
pada bibirmu yang selalu berzikir,
pada mukamu yang bersinar dengan cahaya wudhu
pada hatimu yang penuh rahmah dan taqwa,
pada pendirianmu yang tak goyah,
memperjuangkan agamamu,
yang semakin hari semakin penat,
kerana madrasah utama ummah,
hilang arah dan tujuan kehidupan.
Akhawatku Sayang,
Mengapa harus berbangga diri,
Tiada yang tinggal dalam jasadmu,
kecuali rohmu yang suci,
janganlah engkau kotorkan dengan hawa nafsu.
Yang menjadi pinjaman pasti akan dipulangkan,
kepada Pemiliknya kelak.
Akhawatku Sayang,
Sudah engkau menjadi bahaya fitnah,
yang sudah termaktub sejak beribu tahun dahulu.
Apakah engkau sanggup merealisasikan
sebuah fitnah,
yang mampu menggoncang keimanan
setiap yang bernama lelaki?
Akhawatku Sayang,
Bukan diskriminasi Tuhan,
yang menciptakanmu sedemikian,
kerana engkau ibarat mutiara yang bernilai.
Yang sewajarnya dijaga rapi setiap saat.
Selayaknya simpanlah kecantikanmu,
kepada yang layak engkau pamerkan.
Bahkan pahala yang bakal diterima,
jika diberi pada tempatnya dan tepat orangnya.

Sumber :  http://nylanfitriyani.wordpress.com

Senin, 08 April 2013

Kumpulan Puisi Keindahan Alam

Derai Cemara Udang

Angin pantai disela gerimis
Mendera pelan, sejenak
Berteduh di bawah
Pohon-pohon cemara udang

Kemudian lenyap ke arah
Gubuk-gubuk bambu yang reot
Tanpa atap di tepian jalanan pantai

Senja ini..
Tiada yang romantis atau membiuskan angan
Ke dalam khayal yang beku
Dan ratusan hari terkubur diam


Pantai ini telah sepi..
Hanya derai cemara udang..
Hanya rintik gerimis yang tidak kunjung reda
Tidak juga menjadi hujan deras

Ada yang berubah
Pantai ini merubah dirinya menjadi teduh, hijau
Dan di beberapa sudut tumbuh padang rumput
Ada cemara udang, perahu nelayan
Yang sepuluh tahun yang lalu belum kulihat
Ini adalah pantai kenangan

by: Katjha


Puisi Alam

Lihatlah hutan kita ini
Sedikit habis oleh orang-orang
Yang tidak memikirkan masa depan
Dia mementingkan pribadi tanpa peduli
Lewat puisi alam imi aku bertanya
Lewat curahan kata aku bicara

Indahnya tanahku di atas negeri
Ribuan pulau menyapa senyum bijaksana
Indonesia tercinta tetumbuhan menghijau
Aku lahir di sini

Di tempat surgawi
Tanahku subur penjajah suka buahku
Mereka berkelana dari kejauhan
Mereka datang berbondong

Akhirnya mereka pergi dengan semangat alam
Penjajah pergi, penjajah lenyap
Sekarang diri menjarah diri
Hutan kita habis berkeping

Sisa akar-akar yang suram
Satukan jemari, beri yang lain pencerahan
Cukup tanam satu tunas sehati
Atau lindungi yang sudah merambah

Tanpa kau ketahui kau melestarikan
Janin di masa mendatang
Sengaja gambar ini terpampang
Sengaja gambar ini tersimpan
Agar kita mengerti takkan ada lagi yang asri
Kalau kita tak peduli

by: Revo


PEMANDANGAN DI QUE-LIN

gunung-gunung dan bukit-bukit hitam
tinggi dan tajam
menjulang menusuk-nusuk awan

air sungai Li berkelok-kelok
bermain-main di celah kaki-kakinya

bilakah sebenarnya
dewa-dewa telah turun dari langit
sempat-sempatnya membuat
pahatan alam yang begini cantik!

Puisi tentang angin laut di alam


by Husseyn Umar


ANGIN LAUT
Puisi tentang alam karya Kuntowijoyo

Perahu yang membawamu
telah kembali
entah ke mana
angin laut mendorongnya ke ujung dunia
Engkau tidak mengerti juga
Duduklah
Ombak yang selalu
pulang dan pergi.
Seperti engkau
mereka berdiri di pantai
menantikan
barangkali
seseorang akan datang dan menebak teka-teki itu.



KEINDAHAN ALAM
Puisi Cahyaning P.

Bak gelombang jiwa di udara
Laksana sinar di pagi hari
Bagaikan rembulan mengarunggi samudra
Seperti peri kehilangan cahaya matahari

Meskipun langit menyinari bumi
Mirip bola di senja kelap

Umpama terbang setinggi awan
Bagaikan bintang menghiasi malam
Sinar mentari bagaikan surya.

 

INDAHNYA ALAM NEGERI INI
Puisi Ronny Maharianto

Kicauan burung terdengar merdu
Menandakan adanya hari baru
Indahnya alam ini membuatku terpaku
Seperti dunia hanya untuk diriku

Kupejamkan mataku sejenak
Kurentangkan tanganku sejenak
Sejuk , tenang , senang kurasakan
Membuatku seperti melayang kegirangan

Wahai pencipta alam
Kekagumanku sulit untuk kupendam
Dari siang hingga malam
Pesonanya tak pernah padam

Desiran angin yang berirama di pegunungan
Tumbuhan yang menari-nari di pegunungan
Begitu indah rasanya
Bak indahnya taman di surga

Keindahan alam terasa sempurna
Membuat semua orang terpana
Membuat semua orang terkesima
Tetapi, kita harus menjaganya
Agar keindahannya takkan pernah sirna


TANAH AIRKU
Puisi Haris Rahmat Nugraha

Angin berdesir dipantai
Burung berkicau dengan merdu
Embun pagi membasahi rumput-rumput
Itulah tanah airku
Sawahnya menghijau
Gunungnya tinggi menjulang
Rakyat aman dan makmur

Indonesiaku
Tanah tumpah darahku
Jaga dan rawatlah selalu
Disanalah aku dilahirkan dan dibesarkan
Disanalah aku menutup mata
Oh..... tanah airku tercinta
Indonesia jaya.....


ALAM DILEMBAH SEMESTA
Puisi Ardian.H

Angin dingin kelam berderik
Kabut putih menghapus mentari
Tegak cahyanya menusuk citra

Pahatan Gunung memecah langit
Berselimut awan beralas zamrud
Tinggi . . . Tajam . . .

Sejak waktu tidak beranjak
Di sanalah sanubari berdetak
Sunyi sepi tak beriak

Cermin ilusi di atas danau
Menikung pohon yang melambai warna
Di celah kaki-kaki menjejak karya-karyaNYA

Di manakah aku berada?
Di mana jiwa tak mengingat rumah
Di saat hidup serasa sempurna

Sungguh jelita permadani ini
Terbarkan pesona di atas cakrawala
Tak berujung di pandang lamanya

Serasa bertualang di negeri tak bertuan ALAM
Puisi Vino Tritambayong

Ku buka mata ..
cahaya pagi menembus kaca jendela ..
Semerbak mawar merah dan putih merekah ..
Ku buka jendela ..
Ku hirup udara segar ..

Melihat kabut tebal masih menyelimuti bumi ..
Setetes embun membasahi daun ..
Kicauan indah terdengar di telinga ..
Angin berhembus halus menembus kulit

Ku lihat awan seputih melati ..
Juga langit, sebiru lautan samudra ..
Kini kusiap menghadapi hari yang baru ..
Dan indahnya bumi ..

BANCANA MELANDAKU
Puisi Tanpa Nama

Lewat suara gemuruh diiringi debu bangunan yang runtuh
Tempatku nan asri terlindas habis
Rumah dan harta benda serta nyawa manusia lenyap
Kau lalap habis aku kehilangan segalanya

Mata manusia sedunia terpengarah, menatap dan heran
Memang kejadian begitu dahsyat
Bantuan dan pertolongan mengalir
Hati manusia punya nurani

Tuhan , mengapa semua ini terjadi ?
Mungkin kami telah banyak mengingkari-Mu
Mungkin kamu terlalu bangga dengan salah dan dosa
Ya, Tuhan ampunilah kami dalam segalanyaPERMAINYA DESAKU
Puisi Tanpa Nama

Sawah mulai menguning
mentari menyambut datangnya pagi
ayam berkokok bersahutan
petani bersiap hendak ke sawah.

Padi yang hijau
siap untuk dipanen
petani bersuka ria
beramai – ramai memotong padi

Gemercik air sungai
begitu beningnya
bagaikan zamrud khatulistiwa
itulah alam desaku yang permai

SABDA BUMI
Puisi Tanpa Nama

Bulan tampak mendung merenung bumi
Seberkas haru larut terbalut kalut dan takut
Terpaku ratap menatap jiwa-jiwa penuh rindu
Hangatkan dahaga raga yang sendu merayu

Bulan tak ingin membawa tertawa manja
Kala waktu enggan berkawan pada hari
Saat bintang bersembunyi sunyi sendiri
Terhapus awan gelap melahap habis langit

Bulan memudar cantik menarik pada jiwa ini
Hitam memang menang menyerang terang
Tetapi mekar fajar bersama mentari akan menari
Bersama untaian senandung salam alam pagi
Sumber :  http://wishwondersurprise.blogspot.com



 

Jumat, 05 April 2013

Puisi-puisi Moh. Ghufron Cholid

TENTANG PENYAIR DARI TIMUR

Penyair dari timur
Penyair tegak antara desir dan zikir
Aksara-aksara akur bukan sihir
Tumbuhkan tafakur

Penyair dari timur
Pada yang paling keranda
Sisipkan segala adalah fana
Selain pencipta

Penyair dari timur
Selaksa air mengalir
Hayutkan batang-batang getir
Hingga hilir paling zikir

Kamar Cinta, 2002-2012

BERTEDUH DI BENING MATA IBU

Berteduh di bening matamu, ibu
Rindu ketuk pintu batinku

Garis-garis senja di wajahmu rapi
Kasihmu tak pernah purba dan menepi

Berteduh di bening matamu
Betapa nikmat kurasakan surga restu

Topan resahku
Tak lagi bertamu

Kamar Cinta, 1993-2012

BULAN DI PRENDUAN

Bulan di Prenduan
Tenenun harapan

Tiba jadwal kencan
Ia sambut dengan senyuman

Kamar Cinta, 2002-2012
HUJAN SAAT PILKADA
: Junglorong*

Saat PILKADA
Hujan begitu ceria
menjadi saksi mata

Kamar Cinta, 12 Desember 2012
* sebuah dusun yang memiliki kecamatan Kedungdung Kab. Sampang, kental nuansa pesantren

317

Tak ada yang istimewa
Selain angka yang menjadi saksi mata
Tentang jalan cahaya
Tentang wisuda anak-anak matahari

Tak ada yang istimewa
Selain angka yang menjadi penanda
Segala airmata
Segala doa
Telah tunai dalam sabda dharma

Tak ada yang istimewa
Selain angka yang menjadi jiwa
Kebersamaan surga cinta
Yang paling menggoda mata jiwa

Kamar Hati, 17 Desember 2012

Biodata Penulis

Moh. Ghufron Cholid adalah nama pena Moh. Gufron, S.Sos.I lahir di Bangkalan 7 Januari 1986 M. Karya-karyanya tersiar di Mingguan Malaysia, Mingguan Wanita Malaysia, Mingguan WartaPerdana, Utusan Borneo, New Sabah Time dll juga terkumpul dalam berbagai antologi bersama terbit di dalam dan luar negeri. Anggota FAM bernomer IDFAM 1223 U FAM Madura, pernah membacakan beberapa puisinya di Japan Foundation Jakarta (2012), di UPSI Perak Malaysia (2012), di Rumah PENA Malaysia (2012), di Rumah Makan Biyung Surabaya (2012), di Boek Bengkong Jogja dalam Save Paletina (2012). Alamat Rumah Pondok Pesantren Al-Ittihad Junglorong Komis Kedungdung Sampang.

Sumber :  http://oase.kompas.com

Kamis, 04 April 2013

Kepada Jaranireng: Aku dan Tulisanku

Adakah orang akan bertanya akan aku ketika aku
tak pernah menulis satu kata?
Adakah orang akan mencari namaku ketika aku
tak pernah meninggalkan kesan?
tulisanku adalah diriku, diriku mustahil adalah tulisanku
jari-jariku bekerja dengan otakku
tapi tidak dengan diriku
diriku adalah kumpulan prilaku potensi dosa
diriku adalah susunan tulang daging darah
yang mungkin telah menyerap barang haram
diriku bukan milikku, lingkunganku telah mengklaimnya
Adakah orang pernah menerima aku berbeda dengan tulisanku?
Berjayalah kalimat-kalimat yang kutulis
sebab mereka mendapat teman dan musuh yang menghormati
ingin aku memasukkan diriku ke dalam tulisanku
harap aku bisa mendapat sapaan hormat yang sama
Tulisanku adalah produksi otakku yang bersahaja
tak dapat bercengkrama dengan prilakuku yang
diproduksi oleh niatku yang subjektif
tulisanku memberi tahu tentang aku ke dunia
sementara aku tak pernah berbuat yang sama
kepada tulisanku....


Sumber: http://www.seasite.niu.edu

Kepergianmu

Air matamu mengiris hatiku halus
kuusapkan telapak tanganku ke wajahmu yang pucat
terlihat ketakutan kehilangan akan nafasmu
nafasmu yang mengalir dalam nafasku

Kubelai rambutmu dengan kelembutan angin malam
terasa getaran menyatu diujung jari-jari
tak kuasa menahan gejolak kasih
limpahan nuansa kejora malam yang tak bertepi

Tak akan kutinggalkan hatimu yang manangis pilu
telah terpatri janji pada kedalaman nurani
akan ikut menyatu kegalauan kasih dalam derita
meski kekuatan malam hendak meragas


Sumber: http://www.seasite.niu.edu

Kamis, 28 Maret 2013

Ku Titipkan Rasa Itu Ya Allah


Aku punya sayang, dan sayang itu ada dalam hati..hanya Allah yang tahu......
Rasa cinta akan keluar dari mulut ku pada saat tiba nanti...dalam ikatan Ijab Qobul..


Semoga rasa ini adalah murni, bukan nafsu.....
Sehingga mampu membuatku lebih ikhlas dan bersabar dalam setiap prosesnya, dalam setiap penantiannya..



Ya Allah, Maha Pemilik Cinta Abadi.....
aku titipkan satu rasa itu padamu
jangan kau hadirkan dulu saat ini
tapi ku titipkan dulu untuk nanti saat Kau pertemukan



jadikanlah itu sangat indah suatu saat nanti..
ketika waktunya telah tiba..
Waktu yang paling tepat dengan seseorang yang tepat
yang telah Kau persiapkan sejak dulu untuk ku



titip satu rasa itu ya Allah, ........
rasa yang akan membuatku semakin dekat dengan-Mu,
rasa yang membuat Ia pun semakin dekat dengan-Mu..
rasa yang membuat kami semakin mensyukuri betapa Luas nikmat dan kurnia-Mu, dan membuat kami saling membimbing kelak untuk mencapai ke-Redhaan-Mu..



titip satu rasaku Ya Mushawwir, ........
rasa yang boleh menghasilkan sebuah keluarga yang sakinah,
rasa yang mampu menciptakan sebuah rumah yang hangat yang akan menjadi tempat bangkitnya peradaban agama-Mu..



titip satu rasa itu Ya Malik, .........
rasa yang darinya aku lahirkan para mujahid dan mujahidah yang tangguh..
yang senantiasa siap membela agama-Mu di garis terdepan..
Pahlawan yang tidak pernah takut melawan musuh-musuh-Mu dan musuh-musuh Rasul-Mu..



titip satu rasa itu ya Rabb, .........
jagalah rasa ini, bimbing langkah ini,,
sehingga sama-sama terjaga,
dan akhirnya sama-sama mendapatkan yang terjaga pula..



titip satu rasa itu Ya Rahman,
rasa yang dengannya aku mampu banyak belajar,
dan ia pun mampu banyak belajar,
sehingga saling mengisi dan semakin berkembang kerana tumbuh rasa itu..



titip satu rasa itu Ya Waliyy, .........
bimbing langkahnya,
mudahkan urusannya,
luaskan rezekinya,
dan jaga dia untuk tetap berada di jalan-Mu,
mudahkanlah jalannya dalam menemukan aku disini..



titip rasa itu Ya Karim, ............
jadikan hidupnya senantiasa bermanfaat......
dan jangan lengahkan ia dengan fana nya kehidupan dunia..
Semoga saat ini pun ia sedang berjuang di sana,
senantiasa berjuang untuk menggapai Syurga-Mu..
Jadikan ia orang yang bersungguh-sungguh untuk kehidupan dunia dan lebih bersungguh-sungguh untuk kehidupan akhiratnya..



titip satu rasa itu Ya Ghaffaar, ........
jadikan dia orang yang selalu mempelajari agama-Mu,
orang yang selalu menyeru kepada agama-Mu..
jadikan ia Murrobi yang terbaik untukku dan anak-anakku kelak,
jadikan ia murobbi terbaik untuk keluarga dan masyarakat..



titip rasa itu Ya Hafizh, ......
jaga aku dan jaga ia sampai waktu yang Kau tetapkan tiba, dan jadikanlah hamba-hamba-Mu yang senantiasa bersabar dan bersyukur..



titip rasa sayang itu Ya Rabb.....
Jagalah hatinya untuk ku dan Jagalah hati ku untuk nya
Sumber: situs-lakalaka.blogspot.com

Jumat, 11 Januari 2013

Puisi Bapak BJ Habibie untuk Almh. Ibu Ainun Habibie

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi

Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

Selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku.

Sumber : hujangede.blogspot.com

Minggu, 16 Desember 2012

Kenapa Cintaku Ditolak?

Mungkin diantara kalian akhir-akhir ini lagi galau karena sulit memikirkan bagaimana menyatakan cinta kepada orang yang anda sayang? Tapi, begitu sudah berani nembak malah ditolak. Terus bagaimana sikap anda sekarang? Frustasi atau menyesal?

Jawaban kami adalah Selamat !! anda termasuk orang yang beruntung untuk tidak masuk kedalam jurang yang menyakitkan.

Cinta ditolak kok malah beruntung, kok gitu?? karena yakinlah bahwa anda termasuk orang yang baik dan berjiwa besar dalam segala hal oleh karena itu anda berhak mendapatkan pasangan yang sesuai dengan sifat baik dan berjiwa besar anda.

Kenapa cintaku ditolak? Hidup anda masih panjang dan anda suatu saat pasti menjadi orang yang sukses, apakah suatu saat pendamping anda mampu menjadi kualitas yang memuliakan dirinya serta mengangkat martabat anda di masyarakat.

Jatuh cintalah untuk menjadi orang dalam masa depan sehingga anda jangan berfikir jatuh cinta hanya untuk sekarang.

Jangan biarkan cinta dan masa depanmu hancur karena memilih pasangan yang salah, jadilah pemimpin untuk masa depan dengan wanita yang super.

Sumber : rajagombal.net

Selamat Malam Cinta

Tiada pernah aku berhenti menulisnya
Kala gelap dan kesunyian
Selamat malam cinta
Apa kabarmu disana?

Rintihan rindu semakin merana
Dilangit-langit terbayang wajahmu semata
Setelah lama tak jumpa
Adakah dirimu bahagia?

Raga terpisah jauh
Dan malam selalu hadir menyimpan waktu
Selamat malam cinta
Adakah Hatiku disana?

Disini aku masih seperti yang dulu
Dalam secarik rindu dalam tubuh usang
Dalam airmata rindu tercipta
Ku ingin dirimu bahagia

Selepas malam dan dhuha menjelang
Kulantunkan doa semoga engkau terjaga
Dalam Kasih dan surga

Sumber : rajagombal.net

Kamis, 06 Desember 2012

Puisi Cinta Untuk Kekasih Tercinta

Puisi Cinta ke 1

"Cinta Itu..."

Cinta bagaikan air laut yang mengisi sebagian isi bumi,...
Memberi banyak kehidupam,...
Membuat orang ingin tahu,...
Dan tiap orang pasti mengalami cinta,...

Cinta itu keikhlasan,...
Cinta itu kemauan,...
Cinta itu saling mengerti,...
Cinta itu indah jika kita bisa menempatkannya pada tempat terbaik dalam hati,...

Jadikan cinta itu indah dihatimu,...
Karena cinta bisa seindah yang kau mau,...

Aku mencintaimu

Dalam segala kurang dan lebihmu,...
Dalam pintaku pada-Nya terselip namamu yang selalu kurindu,...
..., I LOVE U,...

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Puisi Cinta Ke 2

Hanya Harap
Ku hitung mata kaki
Ku pandang mata kaki
Tak bisa diri ini ungkapkan hati
Hntarkan kata lewat puisi
Siapa tahu syair ini bawamu cintaku
Rindu, cinta, rasa ini meyatu menjadi satu
Inginku kata mesra untukmu
Tapi apa daya,...!!!
Langkahku terhenti
Oleh sebuah cahaya padam

Aku Kagum Kepadamu
Sungguh setiap hari yang ada di pikiranku hanya kau.
Aku tak kenal kau
Bahkan namamu pun aku tak tahu.
Hatiku gila ketika ku melihat kecantikanmu
Aku bahagia
Seperti orang stress
Kau memang hebat
Aku tak tahu apa yang aku tulis
Benar adalah aku tak tahu
Andai aku mempunyai suatu keajaiban
Aku cuman ingin melihatmu senyum ketika di dekapanku

Kehangatanmu
Terasa hangay dikala dirimu ada disampingku
Menebarkan pesona yang ada ke dalam hatiku
Membuat aku tahu akan artinya cinta
Didalam jiwa yang gembira
Dan di dalam cinta yang bergelombang
Hanya kamu di hatiku selamanya...

Hanya Lelap
Kutulis lewat lagu
Lagu tentang dirimu
Berharap dikau akan kembali
Dalam lelapku
Hanya lewat bayang ini
Ku berharap. Keindahan kan kembali datang
Untuk menemaniku
Mendampingiku
Dalam lelapku

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Puisi Cinta Ke 3

Cinta Sejati
Cinta sejati bukan berarti harus memiliki..
Tapi merelakan orang yang kita cintai bahagia walau pun dengan orang lain
Itu adalah cinta sejati
Cinta sejati bukan dilihat dari materi...
Tapi cinta sejati datang dari kata hati
Apakah kita bisa mencintai dan menerima apa adanya walau dia hanya sebatang kara
Cinta sejati bukanlah sebuah pembodohan...
Bagi orang-orang yang bisa mengerti
Apa arti cinta yang sebenarnya
Cinta adalah sebuah kebodohan...
Bagi orang-orang yang salah mengartikan
Apa itu cinta
Cinta sejati adalah untaian kata yang bisa membuat hati kita merasa bahagia dan dihargai oleh seseorang yang mencintai kita...
Jangan pernah mengorbankan cinta demi harta...
Cinta itu akan lebih berarti bila kita menjalaninya dengan hati dan perasaan yang sempurna...

Sumber : operatorku.blogspot.com


Jumat, 30 November 2012

Puisi : Hati Yang Mati

Hati yang mati
Tiada hakikat kehidupan
Tiada kenal Tuhan
Yang hak-Nya disembah, dicintai, dirindui

Hati yang mati
Sandaran cintanya nafsu
Hati yang mati
Bencinya dipandu nafsu
Nafsu menjadi imam
Syahawat menjadi pemimpin
Kejahilan menjadi nakhoda
Kelalaian ditunggang
Cinta suci menjadi keji
Karena hati yang mati

Hati yang mati
Tiada mau memahami ayat-ayat cinta
Yang Tuhan turunkan dalam 114 surat-Nya
Yang Tuhan siratkan dalam zahir yang tersurat
Unta yang dicipta
Langit tiada tiang
Gunung ganang dipasak
Bumi dihampar

Wahai hati yang mati
Suburkan semula benih imanmu
Selagi masih punya kesempatan
Selagi roh belum ditenggorokan

Sumber : miislamiyahngunjungmiin.blogspot.com

Senin, 05 November 2012

PEKAT MALAM TERHAPUS PAGI

detik waktu berdentang pelan berayun mendesah dalam jam dinding yang sudah usang

tak kusadari aku sekian lama menari dalam ketidakpastian,,, di ujung di sudut tembok rapuh ini

aku yang terus menatap sayu menatap tanpa arti menunduk di sudut ini

aku tersadar saat dentingan sang waktu meneriakkan kata kata untukku

seakan waktu tak rela aku terus seperti ini,,, teriakannya menghujam menghancurkan pelupuk-pelupuk hatiku

dengan langkah goyah aku menjauh dari tempat ini,,, dengan mata sayu aku menatap langkahku

aku berlari keluar dari sudut yang memuakkan ini

walau di luar terlihat pekatnya malam tapi terpaku menyudut justru akan terbunuh oleh hentakan waktu yang kejam.................

aku berjalan menanti sesuatu yang akan menyinariku,,,,,,, sayup terdengar suara denting waktu yang kian memudar..

aku semakin jauh dari tempatku tersudut,,,,, aku semakin dekat dengan taman kelam ketidakpastian

ku hentakkan langkah-langkah ini,,, ku temui jalan-jalan yang tak asing bagiku

aku pernah melewati jalan-jalan ini,,,,,

jalan dimana aku berharap dan aku terhempas terkoyak bersama sayapku

jalan dimana aku mencinta dan aku terjerat rantai cintaku sendiri

jalan dimana aku mengadu,,, terlihat sang wajah bidadari manis dan aku terkoyak tajam senyumannya

jalan dimana aku bersandar, dan aku terkulai,,, terdiam di antara tawa sejuta setan ketidakpastian

dan jalan dimana aku rangkai sayapku,,, namun di ujung jalan terbisik kala aku akan mati bersama sayapku

aku menjauh... aku tak mau kembali lagi, tersudut di sudut tembok rapuh berjeritkan dentuman denting waktu yang menyeyatku,,, dan akupun tak mau lagi berjalan terbang bersama sayapku menyusuri jalan-jalan yang pernah membunuhku.

sejenak ku bertanya, aku lepas sayap-sayapku,,,,, ku rangkai jiwaku kembali,, ku buka mata yang selama ini tertutup,,,,, ku berlari bersama angin-angin malam yang akan menemaniku dengan lantunan desah iramanya

aku tak ingin lagi berjalan dengan kaki-kaki yang penuh luka,, luka yang telah tersayat tajam ilalang dari para dewi yang telah tertawa bersama lukaku,,,,,

aku terus terbang bersama alunan irama angin malam yang entah membawaku kemana,,

hingga di ujung perjalananku aku temui seonggok jiwa yang juga rindu dengan nyanyian cinta

nyanyian kedamaian bukan nyanyian penggoda yang penuh dengan nada-nada yang berduri

aku berhenti,,, ku belai lembut seonggok jiwa yang sudah tak asing lagi bagiku

aku ingin kau tak lagi pergi dari tempatmu tersudut

ku bawa kau terbang bersamaku walau separuh sayapku masih terluka dengan darah-darah yang telah melukaiku.

hujan pasti akan membasuh darah-darah ini

angin malam pasti akan menyanyikan lagu-lagu cinta untuk kita

pekat malam pasti akan segera berakhir

jika kau percaya pagi, malam pun akan segera berganti

kaulah jalanku yang baru........................

seonggok jiwa yang rindu akan nyanyian cinta

berharap pagi datang hapus semua pekat

Sumber : devamelodica.com




ARTI CINTA

Cinta adalah misteri, karena ia terselubung di dalam jiwa.

terpendam dalam sebuah keindahan yang mampu menebar wangi di setiap musim semi

namun juga terendap seonggok pedih, yang dapat membunuh setiap sisi kehidupan

itulah cinta yang dapat membuat makhluk adam bertekuk lutut kepada sang hawa karena keanggunannya

karena kekuatan cinta yang hanya dapat dirasakan saat labirin kesunyian menerpa kehidupan

saat kehampaan jiwa merasuki dan menggerogoti sisi kehidupan abadi

saat hati seakan tandus dan haus akan gemericik sentuhan cinta

sadarkah kita bahwa sejak kita dilahirkan di muka bomi kita telah merasakan berjuta cinta

halus lembut tangan sang ibu menyentuh mesra, membisikkan seribu kata-kata penuh cinta

hingga kita tersenyum dan tertawa lucu dalam dekapan cinta sang ibu

dan menangis dalam belaian cinta seorang bunda

hingga membawa kita dewasa dan mengenal cinta yang sesungguhnya

yang keluar dari kemurnian perasaan seorang makhluk Tuhan

yang tak pernah dipaksa dan tak pernah memaksa

seakan rasa itu begitu alami mengendap dalam hati secara perlahan,

rasa yang selalu bergetar saat sunyi, dan selalu berteriak melebihi keramaian yang ada

rasa rindu yang muncul saat siang merindukan mataharii di ufuk timur dan barat

rasa yang selalu ada dan terasa,

menumbuhkan sayap kecil dalam perjalanan, yang akan terus tumbuh menjadi sayap yang lebar

yang siap membawamu terbang dan  rasa yang jauh tertinggal,

hingga akhirnya tanpa disadari, sayap itu pasti akan terluka dalam setiap perjalanan manusia

sayap yang terengkuh menjemput rasa, tak selamanya akan sempurna

luka kecil, luka besar, bahkan terhempas pasti akan terlalui

karena cinta adalah perjalanan, cinta adalah pengobat sayapmu

cinta pula yang merobek sayap-sayap itu

cinta adalah racun dan penawar, seperti dua sisi kehidupan yang tak akan pernah tertukar

saat sayapmu hamcur, bukan berarti akhir dari perjalanan cinta

saat sayapmu terkulai, tak berarti kau tak bisa terbang lagi

saat sayapmu teriris, bukan berarti kau sendirian menikmati kesakitannya

karena cinta adalah fatamorgana

cinta juga yang akan menjemputmu dan mengobati semua lukamu

yang akan menjahit sayapmu, dengan benang kesabaran dan ketulusan

hingga mampu terkepak lagi, melanjutkan perjalanan yang masih panjang

dan melupakan pisau yang telah mengirisnya di masa lampau

hingga ia tersenyum dengan sang penyelamat yang tidak lain adalah cinta itu sendiri

hingga terbuai dengan keindahan bunga-bunga di sepanjang jalanmu

namun cinta pula yang membuatmu terlena

cinta pula yang membuatmu buta, dan tak tersadar bahwasanya belati-belati itu masih mengancam di perjalananmu

hingga sayap yang telah terjahit akan tercabik kembali, hingga penyesalan lah yang akan ada

cinta melenakanmu, cinta membuat bangga perjalananmu dan membuat menyesali setiap jalanmu

semua bagaikan roda dunia yang tak pernah berhenti berputar

hingga datang lagi cinta sebagai sang penyelamat baru dan melupakan belati yang telah menghempaskanmu

Lalu apa yang dicari dari cinta? akankah cinta selalu menghempaskan namun cinta juga selalu menolong?

tak adakah perjalanan yang sempurna, tanpa terhempas dan terluka?

tak akan pernah ada yang sempurna selama kau masih menjadi manusia

tak akan pernah ada cinta sejati selama masih mampu membutakan dan menyakiti

cinta sejati adalah cinta berperisai yang tak pernah menolong

namun selalu melindungi sayapmu dari belati-belati yang masih akan menusuk di sepanjang perjalananmu

hingga kau temukan indahnya di ujung perjalanan cintamu

ibarat cinta yang bunda berikan adalah keindahan matahari menampakkan dirinya di ufuk timur

hingga masa perjalanan dengan penuh luka saat matahari begitu menyengat dan membakar sayapmu di kala siang

dan berujung indah saat kedamaian senja di ufuk barat

semua adalah perjalanan

dan cinta adalah perjalanan

rasakan dan nikmatilah setiap luka yang ia berikan

karena itu adalah perjalanan hingga cinta sejati benar-benar kau temukan

Sumber : devamelodica.com