Tampilkan postingan dengan label Persahabatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persahabatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Februari 2014

Persahabatan Bagai Kepompong

“Adakah sahabat sejati?” tanyaku.

Kau jawab, “Sahabat sejati adalah teman yang mampu memberi warna kemajuan pada kita baik secara langsung dari dia atau bayangannya! Dengan premis itu berarti sahabat sejati ADA! Muhammad contoh konkretnya.”

Menemukan di catatan usang..mengernyit aku membacanya berulang. Kutemukan kebenaran yang nyata dari jawaban itu. Begitulah sahabat sejati semestinya. Setelah enam tahun berlalu kebenaran jawaban itu lebih terasa. Dulu aku membenarkan, tapi dengan alasan ‘memang begitulah seharusnya’ bukan dengan alasan ‘memang begitulah adanya’. Alasan pertama berangkat dari meyakini baru merasakan, sementara alasan kedua merasakan sekaligus meyakini.

Terima kasih sahabat-sahabatku, adamu membuat warna hariku lebih cerah. Membuatku semakin mengagumi-Nya. Tanpamu, tak akan ada cerita…

Mesti harus kudu baca Dalam Dekapan Ukhuwahnya Salim A. Fillah nih kayaknya. Untuk lebih bisa berteman, bersahabat, dan bersaudara dengan baik.

“APAAA?? Belum baca buku DDU?

“Belum…”

“Ke mana aja??!”

“Eh, sudah sih sedikit. Tapi, waktu itu hati berasa kebas.”

“Jadi?!”

“Nggak dilanjut baca…Hehehe.”

Karena beda antara kau dan aku sering jadi sengketa
Karena kehormatan diri sering kita tinggikan di atas kebenaran
Karena satu kesalahanmu padaku seolah menghapus sejuta kebaikan yang lalu
wasiat Sang Nabi itu rasanya berat sekali: “jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara”.

Mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja menjadi kepompong dan menyendiri
Berdiri malam-malam, bersujud dalam dalam
Bertafakkur bersama iman yang menerangi hati
Hingga tiba waktunya menjadi kupu kupu yang terbang menari
Melantun kebaikan di antara bunga, menebar keindahan pada dunia

Lalu dengan rindu kita kembali ke dalam dekapan ukhuwah
Mengambil cinta dari langit dan menebarkannya di bumi dengan persaudaraan suci, sebening prasangka, selembut nurani, sehangat semangat, senikmat berbagi dan sekokoh janji..*DDU

#ternyata masih harus terus belajar berteman, bersahabat, dan bersaudara dengan baik supaya tak menyakiti atau menjadi sumber ketaknyamanan teman tanpa disadari…..tak melulu menuntut dimengerti, tapi berusaha untuk mengerti…

Sumber: langit11.wordpress.com

Senin, 18 November 2013

SAHABAT SEJATI..

Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya…

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya..

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur – disakiti, diperhatikan – dikecewakan, didengar – diabaikan, dibantu – ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian..

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.

Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping anda ???
Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai ??
Siapa yang ingin bersama anda
saat anda tak bisa memberikan apa-apa ??

MEREKALAH SAHABAT ANDA

Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka….

Sumber: masamudamasakritis.wordpress.com

Selasa, 08 Oktober 2013

Sahabat Sejati

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya.

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti air mengikis batu, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka – duka, dihibur – disakiti, diperhatikan – dikecewakan, didengar – diabaikan, dibantu – ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, dan membutuhkan waktu yang sangat lama tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.

Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.

Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Beberapa hal seringkali menjadi penghancur persahabatan antara lain:
1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
2. Ketidakterbukaan
3. Kehilangan kepercayaan
4. Kekecewaan
5. Ketidaksetiaan
6. Salah paham
7. Menutupi masalah
8. Terjadinya Kemunafikan
9. Hilang komunikasi
10. Keegoisan
Dan masih banyak lagi, yang tidak bisa dijelaskan satu per satu.

Tetapi penghancur persahabatan ini ada yang berhasil dipatahkan oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya, ada pula yang gagal menyelesaikan masalah penghancur persahabatan sehingga terjadi musuhan satu sama lain.

Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.

“Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita.”

Ingatlah kapan terakhir kali Kamu berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping Kamu ??
Siapa yang mengasihi Kamu saat Kamu merasa tidak dicintai ??
Siapa yang ingin bersama Kamu pada saat tiada satu pun yang dapat Kamu berikan ??

Merekalah sahabat-sahabat Kamu yang sejati. Hargai dan peliharalah selalu persahabatan antara Kamu dengan mereka.

Jangan pernah menyianyiakan persahabatan, karena mencari satu sahabat sangatlah tidak mudah. Jaga selalu persahabatan kalian hingga maut memisahkan, sahabat sejati tidak akan pernah mengecewakan kita, dan sahabat sejati tidak akan pernah meninggalkan kita saat kita sedang membutuhkan seseorang untuk mengeluarkan unek-unek sebuah masalah.

Bagaimana Arti Sahabat versi kalian ??

Sumber: http://wanharwan.blog.com



Senin, 30 September 2013

Persahabatan :: Arti Sebuah Persahabatan

Persahabatan adalah tempat kita mendapatkan tangan Tuhan yang melayani, mendorong semangat, memberi dan mendukung.

Nah, Kamu perlu mengetahui empat hal tentang persahabatan sejati. Yaitu:

* Sahabat bukanlah yang paling bagus tapi yang paling penting
Tidak ada pengganti bagi seorang sahabat yakni seseorang yang memperhatikan, mendengarkan, merasakan, menghibur dan seringkali juga memarahi. Sahabat sejatilah yang paling baik dalam melakukan hal-hal ini.

* Sahabat tidak diperoleh secara otomatis tapi harus dipelihara.
Seseorang harus menjaga persahabatannya dengan perbaikan yang terus-menerus.Sama seperti pohon-pohon, persahabatan perlu dipelihara.

* Sahabat tidak bersifat netral tapi justru mempengaruhi kehidupan kita.

Jika sahabat Kamu menjalani kehidupan yang baik, mereka akan mendorong Kamu menjadi orang yang lebih baik. Jika sahabat Kamu menjalani kehidupan yang jelek mereka akan memimpin Kamu menuruni jejak jalan yang sama atau bahkan lebih buruk. Jadin janganlah kamu sesat : Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik!! Jadi pilihlah sahabat anda dengan hati-hati dan berhikmat.

* Persahabatan datang dalam jenjang bervariasi.
Ada yang namannya kenalan.
  • KENALAN adalah orang yg dengan mereka kita memiliki hubungan tidak teratur dan interaksi yg dangkal. Biasanya just say hello, apa kabar ??baik, baik, bagus(padahal sebenarnya keadaan anda sedang tidak baik.Tapi sulit untuk diberitahukan karena hanyalah seorang kenalan).
  • SAHABAT BIASA adalah orang yg dengan mereka, kita lebih banyak berhubungan dan miliki banyak persamaan, melakukan percakapan yang terperinci bahkan meminta pendapat namun masih ada jarak yang aman di antara kita.
  • SAHABAT DEKAT adalah orang yg dengan mereka, kita membagi tujuan hidup yg sama dan dgn mereka kita mendiskusikan masalah-masalah yg sulit bahkan bisa pula berlibur bersama.
  • SAHABAT KARIB adalah hanya beberapa orang yg dengan mereka kita memiliki hubungan yg teratur dan komitmen yg mendalam. Sahabat karib bebas untuk mengkritik, mengoreksi dan juga mendorong semangat karena kepercayaan dan kebersamaan yg telah dibangun diantara kita.   
  •  
  • Sumber: http://wanharwan.blog.com

 

 

Senin, 09 September 2013

PERSAHABATAN (sekali lagi )

Menghilangnya beberapa sobat dalam setahun ini membuat aku berfikir dan teringat sebuah kenangan :

Suatu sore  Sobatku baru pulang dari pelatihan “ Self Improvement & Motivation “ di UGM. Dia mampir ke kost dan makan bareng di BURJO ( warung bubur kacang ijo.red )

Dia lalu cerita bahwa tadi ada hal yang menarik sewaktu di pelatihan. Yaitu ketika Trainer menyuruh peserta untuk menuliskan daftar 5 orang yang paling mereka sayangi.

Sahabatku menulis :
  1. Orang Tua
  2. Adiknya
  3. Sahabatnya
  4. Pacarnya
  5. Temannya
Yang special buatku adalah, bahwa sahabatku menuliskan namaku pada no.3 ( sahabatnya ). Kemudian trainernya memberi pertanyaan “ Kalau Hidup mendesak kalian untuk berpisah dengan mereka, kalian memilih untuk berpisah dengan siapa dulu…? Tolong coret nama pilihan anda “ Sahabatku lalu mencoret nama Temannya

Berarti tinggal 4 nama yang tersisa
  1. Orang Tua
  2. Adiknya
  3. Sahabatnya ( namaku )
  4. Pacarnya
Pertanyaan selanjutnya sama  : “ Kalau Hidup mendesak kalian untuk berpisah lagi dengan salah satu dari mereka, kalian memilih untuk berpisah dengan siapa dulu…? Tolong coret lagi nama pilihan anda “. Sahabatku memilih nama adiknya .

“ kenapa adikmu ..? “ tanya ku.

“ Adikku Perempuan, udah besar, cepat atau lambat dia akan menikah dan ikut suaminya “ jawabnya.

Tinggal 3 nama tersisa
  1. Orang Tua
  2. Sahabatnya ( namaku )
  3. Pacarnya
Pertanyaan selanjutnya dari Trainer sama lagi : Kalau Hidup mendesak kalian untuk berpisah lagi dengan salah satu dari mereka, kalian memilih untuk berpisah dengan siapa dulu…? Tolong coret lagi  nama pilihan anda “. Sahabatku dengan berat memilih Orang Tua nya.

“ hah..? kok milih orang tuamu..? “ aku bertanya lagi

“ Aku udah Besar kik, udah dewasa, memang sudah selayaknya lepas dari orang Tua, menjalani kehidupanku sendiri.., Orang Tuaku sudah Tua Jika kehidupan ini berjalan sewajarnya cepat atau lambat ( walahu alam ).., mereka juga akan meninggalkan aku.

Tinggal 2 nama, dan pertanyaan dari Trainer masih sama
  1. Sahabatnya ( namaku ) ATAU
  2. Pacarnya.
Sahabatku memilih mencoret namaku ( sahabatnya ). Aku menghentikan makan dan menoleh kearahnya “ Oh…, Jadi gitu..? sekarang Pacar lebih penting ya dari Sahabat..? oke…oke..! “ ujarku dengan nada pura-pura marah. Dia tertawa keciL.

“ Bukan begitu, kik. kita sama-sama tahu, bahwa cepat atau lampat kita juga akan berpisah. Kau tahu, aku sangat mencintai Pacarku, aku berencana akan menikahinya dan membawanya ke kampung halamanku, menjadikanya isteri dan sahabat sejatiku. Kamu juga akan begitu, menikah dan memiliki kehidupan Pribadimu. Ngga mungkin kan setelah menikah kita masiha akan gini-gini aja. Kita akan sibuk dengan kehidupan kita masing masing, dan hanya Isteri ( pasangan ) kitalah yang akan setia menemani kita suka dan duka sampai kita mati nanti . kalau tidak percaya, lihatlah kedua orang tua kita“.

Betapa di kehidupan ini tidak ada yang abadi. Langitpun tidak bisa menampik perubahan yang terjadi. Siang menjadi malam, malam menjadi siang. Matahari yang Terbit dan tenggelam, Bintang yang benderang dan memudar, Awan yang suram dan cerah… Semuanya terjadi begitu cepat dan tanpa kompromi.


Hari ini Kita Bergandengan tangan.., berlari dan memetik bunga di taman, menerjang hujan dan badai.., Tapi esok tiba-tiba kita melambaikan tangan, mengucapkan salam perpisahan. Yang terbawa dan teringgal hanyalah satu. KENANGAN.

Jika esok masih ada waktu untuk kita bersama. Lakukan yang terbaik, berikan yang terbaik untuk persahabatan dengan penuh ketulusan dan keikhlasan. Agar persahabatan tersebut akan terus mengenang dan mengalir bersama kehiduan kita.

hargailah setiap saat yg kita miliki bersama sahabat-sahabat tersebut. Karna waktu selalu berjalan dan kita tdk pernah tau apa yg akan terjadi ketika sahabat-sahabat tersebut dipindahkan Tuhan dr sisi kita. 


*Buat sobat-sobat yang sudah pergi entah kemana :  “ Farewell, my Friends. Wish u Happy and Happier in Whole of your life “
Best regards 

Sumber: http://funkytridoretta.wordpress.com

Jumat, 23 Agustus 2013

“Persahabatan itu Seperti Sekotak Crayon.. ” (Unknown)

“Persahabatan itu ibarat sekotak crayon.. Masing-masing punya warna yang berbeda..
Tapi coba padukan, mereka akan membuat sebuah pelangi yang indah.”

Sumber: http://akinini.com

Kamis, 01 Agustus 2013

Tanda Teman Yang Buruk

Firman Tuhan berkata, "Pergaulan yang buruk akan merusak kebiasaan yang baik." Kualitas pertemanan yang Anda bangun akan sangat berpengaruh pada kualitas hidup Anda. Anda harus sangat berhati-hati dengan siapa Anda bergaul karena ada teman-teman yang justru meracuni hidup Anda. Di bawah ini adalah tanda teman yang bisa meracuni hidup Anda, sebagai berikut :

1. Jika dia tidak ikut bahagia saat Anda bahagia. 

Teman yang baik akan ikut senang bila Anda senang, dan turut bersedih bila Anda sedang dirundung duka. Namun, jika ia bersikap sebaliknya, maka dapat dipastikan bahwa ia bukanlah teman yang patut untuk dipertahankan.

2. Jika dia sering menjadi sumber stres Anda. 

Teman yang sering menyebabkan Anda merasa susah, marah, jengkel, hingga stres jelas bukan termasuk dalam jajaran teman yang pantas dipertahankan.

3. Jika dia adalah seorang yang suka mengkritik. 

Kritik di sini adalah kritik merusak kesenangan Anda dengan kata-kata kasar. Teman yang baik akan memberikan kritik yang membangun.

4. Jika dia bersikap baik hanya pada saat membutuhkan bantuan Anda. 

Hubungan pertemanan itu berjalan dua arah dan saling mengisi satu sama lain. Bila selama ini Anda mendapati bahwa ia hanya menjadi teman saat ia butuh, maka hubungan ini pun patut dipertanyakan. Teman macam ini akan datang pada Anda saat ia memerlukan sesuatu, namun menutup pintu rapat-rapat saat Anda membutuhkan pertolongan.

Hati-hati dengan tipe teman dengan tanda-tanda di atas, mereka bukanlah tipe sahabat yang harus Anda pertahankan.

Sumber: http://www.jawaban.com