Ketika
anda sedang hamil, bukan berarti anda tidak bisa melakukan hubungan
seks. Anda tetap dapat melakukan hubungan seks selama anda hamil,
kecuali ada saran medis dari dokter anda, yang melarang untuk melakukan
hubungan seks.
Saat usia kehamilan memasuki usia tua dan perut mulai membesar, anda
hanya perlu mengatur posisi yang nyaman untuk melakukan hubungan seks.
Berikut ini beberapa tips untuk melakukan seks pada saat sedang hamil:
1. Posisi wanita diatas women on top.
Posisi ini paling nyaman untuk para ibu hamil, karena tidak terlalu
banyak resiko. Dengan posisi ini posisi ini wanita dapat mengatur
kedalaman penetrasi.
2. Posisi duduk Membelakangi.
Posisi ini dimana wanita duduk membelakangi pria sehingga perut dan
pinggul tidak mengalami tekanan berlebihan. Dalam posisi ini pria di
tuntut untuk lebih aktive.
3. Posisi pria diatas.
Posisi ini dapat dilakukan dengan cara, si wanita berbaring hanya separuh tubuh.
4. Posisi berlutut atau berdiri.
Posisi ini dapat memungkinkan anda saling mengontrol sehingga tidak
terjadi tekanan tekakanan atau himpitan pada perut dan pinggul.
Yang terpenting dari semua posisi dalam melakukan hubungan seks
selama kehamilan adalah, jangan meletakan berat badan anda pada perut
dan pinggul wanita yang sedang hamil, atau batasi tekanan di perut dan
pinggul wanita hamil.
Komunikasi dan saling memahami antar
pasangan lebih dibutuhkanagar tidak terjadi kesalah fahaman atau terjadi
nya hubgungan seksual yang tidak memuaskan kedua belah pihak. Semoga
tips ini dapat bermanfaat bagi para ibu yang sedang menjalani masa
kehamilan untuk menjaga keharmonisan dalam rumah tangga.
-
See more at:
http://www.ibukitakartini.com/tentang/beberapa-posisi-berhubungan-sex-yang-baik-saat-kehamilan/#sthash.maCIbmBX.dpuf

Meski dalam kondisi berperut besar, wanita hamil masih bisa terus
menikmati hubungan seks, selama tidak menganggu kondisi janinnya.
Bagaimana posisi yang aman?
Untuk melakukan seks saat hamil, ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan, yakni:
1. Kedua pasangan nyaman secara fisik
2. Posisi memungkinan adanya kontak fisik yang dikehendaki
3. Posisi seks tidak menempatkan tekanan pada rahim, atau membebani perut ibu hamil.
Para ahli mengatakan bahwa wanita harus menghindari berbaring telentang atau ke sisi kanan untuk jangka waktu yang
lama setelah kehamilan masuk usia empat bulan, seperti dilansir
About.com, Sabtu (12/10/2013).
Berikut beberapa posisi bercinta yang aman selama kehamilan:
1.
Posisi 'Spooning'
Posisi
ini
dilakukan dengan berbaring miring, berhadap-hadapan sehingga pasangan
bersama-sama bertumpu pada satu sisi tubuh. Pada posisi spooning, posisi
pria lebih miring condong di bawah, sehingga akan ada beberapa tumpang
tindih lengan dan
kaki dalam posisi ini.
Posisi
spooning bisa sangat nyaman untuk ibu hamil karena tidak ada tekanan
pada perut, juga memungkinkan pasangan untuk melakukan banyak gerakan.
Namun hindari berbaring di sisi kanan dalam posisi ini.
2.
Posisi Menyamping (Side by Side)
Sama dengan posisi spooning, posisi
ini dilakukan dengan
saling
berhadapan. Memungkinkan kontak fisik yang sama dengan posisi spooning,
tapi penetrasi akan sedikit lebih sulit. Anda dapat menyilangkan kaki
satu sama lain. Sama seperti spooning, posisi ini bisa sangat nyaman
karena tidak ada yang merasakan berat tubuh pasangannya.
3.
Posisi 'Woman on Top'
Sebagian orang menganggap posisi
ini
tidak wajar karena berdasarkan anggapan masa lalu wanita seharusnya
bersikap lebih pasif. Tentu saja anggapan itu sudah tidak berlaku lagi
karena wanita masa kini merasa berhak juga untuk mengekspresikan
perilaku seksualnya sesuai dengan keinginannya. Posisi 'Woman-on-Top'
adalah posisi wanita di atas pria.
Posisi ini menawarkan manfaat
karena wanita hamil dapat memegang kendali kedalaman dan sudut
penetrasi. Posisi ini mungkin akan lebih melelahkan, tapi bagi banyak
wanita hamil posisi ini dianggap
ideal.
4.
Posisi 'Rear Entry' atau 'Doggie Style'
Hubungan seksual 'Doggie Position' atau 'Doggie Style' adalah
posisi sanggama dimana pria melakukan hubungan seksual dari arah
belakang wanita. Disebut 'Doggie Position' karena hubungan sanggama
ini
mirip dengan cara anjing jantan menggauli betinanya. Dalam istilah
kedokteran seksual disebut Rear-Entry Position. Posisi ini dikatakan
baik bagi ibu hamil karena dapat lebih menstimulasi G-spot.
 |
| Ilustrasi (Foto: thinkstock) |
5. Posisi 'Pinggir Tempat Tidur'
Posisi
ini
menawarkan banyak kemungkinan untuk kenyamanan yang lebih besar selama
kehamilan. Wanita dapat berbaring di tempat tidur (posisi menyamping
atau telentang tapi jangan dalam jangka waktu lama) di tepi tempat tidur
dan pasangan bisa turun dari tempat tidur, berlutut atau berdiri.
Posisi ini juga bisa dikombinasikan dengan posisi
rear entry (doggie style).
Sumber: health.detik.com